Seminggu yang lalu aku menderita sakit Types. Dan aku melarikan diri ke MMC Hospital, awalnya aku gak mau dirawat di rumah sakit tetapi setelah berpikir dan berpikir aku menyerah juga kepada pihak rumah sakit dikarenakan ada beberapa alasan :
1. Sebentar lagi akan memasuki bulan puasa dan aku ingin pemulihan secepat mungkin soalnya kalo di kos2an aku gak bisa ditangani secara intensif layaknya di RS.
2. Aku anak kos-kosan, sangat susah bagi aku untuk mengatur pola makan sedangkan seperti yang kita ketahui Types itu memerlukan penjagaan pola makan yang benar, bersih, dan sehat.
3. Kalo kenapa-kenapa dengan diri aku, misalnya panas ditengah malam, pingsan seketika pasti akan merepotkan orang2 disekitaran kosan aku dan aku gak mau ngerepotin orang lain.

Dengan tubuh yang lemes, badan yang hangat, tas berisi pakaian aku menyerahkan diri ke RS , disana aku segera dilarikan ke UGD dan diperiksa temperatur serta tensi nya. Kalo tidak salah tensinya 90/60 dan temperatur 37C. Kemudian aku segera dibawa kekamar 503 dengan Dr Feri sebagai dokter utama aku. Malam hari itu aku gak mendapatkan penanganan apa-apa dari pihak RS kecuali pemasangan inpus. Kemudian keesokan harinya setelah dokter utama aku datang Dr.Feri baru aku diberi obat-obatan serta penanganan intensif lainnya. Alhamdulillah setelah diberi obat-obatan oleh Dr.Feri sakit dilambung aku, pusing, lemes langsung hilang. Aku juga di USG abodemen, cek darah , serta cek feses. Sebagai bahan referensi Dr.Feri mengenai penyakit yang aku derita.

Setelah pikiran aku seger kembali aku memperoleh beberapa hikmah selama aku di rumah sakitkan :
1. Sehat itu mahal dan indah.
Selama aku sakit aku susah sekali melakukan aktifitas, padahal aku orangnya energik dan aktif banget. Hal inilah yang bikin aku ngerasa bosan padahal baru 2 hari lho. Aku ngerasa terkekang semua kebebasan yang aku miliki karena susah sekali bergerak.

2. Bersyukur kepada Allah karena diberi organ tubuh yang lengkap.
Kenapa aku bisa bicara hal ini, karena aku ngerasain mandi, sikat gigi, cuci muka, pipis, buang air besar, makan, ambil gelas, nuangin minuman, mengambil barang hanya dengan satu tangan itu susah banget dan repot. Mana tangan yang satu diinpus dan tangan yang satu lagi pegel karena mesti beraktifas sendiri.

3.Dikasih waktu beristirahat dari segala rutinitas yang ada.
Mungkin allah punya rencana tersendiri dengan memberi aku sakit karena dia ingin aku memiliki waktu beristirahat lebih. Seperti sekarang ini kuliah dan kerja benar-bener membuat tubuh aku capek dan aku kangen tidur seharian dikasur dengan hanya membaca buku kayak di RS kemarin tapi tetap aja ogah masuk RS lagi. Emang allah selalu punya rencana tersendiri.

4. Bersyukur masih bisa melakukan aktifitas seperti sekarang ini (Kerja+Kuliah+Maen)
Aku bersyukur banget aku gak dikasih penyakit macem2 oleh allah dan gak dikasih cobaan yang sangat berat layaknya tetangga kamar aku di RS kemarin yang kena penyakit gak bisa jalan dan satunya lagi virus sumsum tulang belakang. Mereka berdua harus bolak balik rumah sakit untuk mempertahankan umur mereka. Dan tubuh mereka kurus sekali kayak tinggal tulang saja. Makasih ya allah engkau begitu baiknya sama aku.

Pelajaran hidup diatas mungkin gak bisa aku dapatkan dibangku perkuliahan dan itulah pengalaman hidup yang berarti buat aku. Walaupun aku baru sekali diinpus dan baru sekali juga diopname di RS tapi semuanya menjadi pembelajaran hidup yang berharga buat aku. Mungkin allah sengaja ingin membuka mata aku dalam memandangi hidup supaya jangan banyak mengeluh dan berjalan lurus karena masih banyak saudara-saudara kita yang hidupnya lebih susah, lebih menderita, bahkan lebih sedih dan susah dibandingkan aku.

Thanks God, aku mendapat ilmu yang berharga 1 minggu kemarin. Dan sekarang aku bahagia bisa melakukan rutinitas kembali Kerja dan Kuliah. Bisa jalan-jalan ke kubikal teman-teman kantor, makan siang bareng lagi, shoping n ngegosip lagi, ketawa-tawa bersama teman-teman kuliah, dll.

Mohon maaf lahir dan batin.
Semoga diberi kelancaran dan barakah puasa tahun ini.

Happy Fasting. Xoxo