Pemberitaan Susno dan Gayus sedanga hangat-hangatnya mewarnai hotnews semua berita di Indonesia, begitupun dengan kasus Anji dan Sheila. Tapi trend permasalahan nya berbeda, yang satu permasalahan intrik politik, penggelapan uang masyarakat, korupsi. Yang satu lagi simple intrik seks bebas, kehamilan, anak. Yang membuat sama diantara keduanya adalah PENGAKUAN.

Susno Duadji, Mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri diisukan terlibat makelar kasus (markus). Dalam hal ini Susno ingin sekali membongkar kasus tersebut. Dia pernah berkata Kalau saya mau kembali menjabat di Polri, tarik saya. Hei munafik, turun (sumber Viva News, 19 maret 2010). Hei Munafik? Siapakah dia? Ternyata Susno mengetahui identitas si Hei Munafik tersebut yang ditudingnya sebagai pusaran markus utama di tubuh Polri dan semua pihak dari berbagai lapisan dapat menanyakannya kepada Kabareskrim Komjen Ito Sumardi. Disini lah permasalahannya apakah dia memiliki bukti yang cukup kuat untuk membuktikan identitas si Hei Munafik tersebut. Jikapun dia punya bukti tersebut, mari tuntaskan kasus markus ini sampai ke akar-akarnya. Hal tersebut membuat kita yakin, Para Pemimpin Bangsa Indonesia memiliki moral yang rusak!! Mulai dari POLRI, JAKSA, HAKIM, PERPAJAKAN, dan lainnya. Menurut saya hal-hal yang berkaitan dengan KORUPSI dan Pembohongan Publik itu akan selalu terjadi di Indonesia. Karena moral pemimpinnya bener-bener sudah rusak. Hanya ada satu cara untuk memperbaikinya pencucian otak atau pembunuhan masal. Dengan hanya menyelamatkan anak-anak bayi dimana mereka dididik dan dilatih menjadi orang yang baik dan bener.

Emang bener adanya pribahasa yang mengatakan sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh ketanah juga. Ini diibaratkan oleh kasus Gayus M Tampubolon PNS Ditjen Pajak golongan III A, walaupun kasusnya telah ditutup rapi oleh antek-antek petinggi dirjen pajak, akhirnya terkuak juga dan diketahui oleh masyarakat luas. Gayus memiliki uang di rekeningnya senilai Rp. 25 miliar. Gila golongan III A tapi uangnya ber Milyar Milyar!! Namun, dalam penyidikan, uang yang dinyatakan bermasalah adalah Rp 400 juta. Sedangkan sisanya sekitar Rp 24,6 miliar tidak diketahui keberadaannya.

Kasus lainnya yang lagi hot adalah Sheila-Anji. Sebuah kasus tentang pergaulan bebas, dikasus ini lagi-lagi masalah pengakuan yang menjadi masalah terberat. Melakukan perbuatan seks dengan seenaknya, tetapi mengakui benih yang ditaburkan sangat sulit sampai membutuhkan waktu berbulan-bulan lamanya.

Saya rasa masalah terbesar dari Bangsa Indonesia adalah bersifat JUJUR!! Jujur untuk mengakui kalau kita salah, jujur mengakui perbuatan biadab kita. Kalo merasakan kesulitan untuk berbuat jujur, amka hindarilah perbuatan kotor. Jangan sampai akibat perbuatan kita banyak orang yang disekeliling kita yang dirugikan. Saran saya, Lakukan perubahan terhadap diri sendiri!!!!!!!!